FORUM KOMUNIKASI PEMUDA ISLAM


Latest topics
» Izwan Collection
Sat Feb 01, 2014 4:07 pm by Iwan Nirwana

» MAULID NABI DAN KONTROVERSI MAKNA BID'AH
Mon Jan 06, 2014 4:12 pm by Iwan Nirwana

» Bacaan Melihat dan Melewati Iringan Jenazah
Sat Jan 04, 2014 6:34 pm by Iwan Nirwana

» 1.2 TRILIUN RUPIAH HANYA UNTUK KEMBANG API
Thu Jan 02, 2014 6:41 pm by Iwan Nirwana

» lintas alam FKPI
Thu Dec 26, 2013 11:54 pm by Kalila

»  all sahabat-sahabat
Sat Sep 08, 2012 1:24 pm by agussonisetiawan

» Kisah Si Pitung Jagoan Betawi
Fri May 04, 2012 10:42 pm by Tamu

» Tips mempercepat koneksi internet anda
Fri Apr 13, 2012 1:47 pm by Sharingan Eyes

» Download lagu2 islami
Fri Apr 13, 2012 1:42 am by Iwan Nirwana

"JADWAL SHOLAT UNTUK DAERAH DKI JAKARTA DAN SEKITARNYA"
December 2016
MonTueWedThuFriSatSun
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031 

Calendar Calendar


Jelang Berbuka, Perang Meriam Bambu di Padang

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Jelang Berbuka, Perang Meriam Bambu di Padang

Post by ◈◈╠⋙ايوان أوكي⋘╣◈◈ on Fri Aug 13, 2010 11:00 am



Meriam paling keras dan menerbangkan kaleng susu hingga jarak paling jauh dianggap pemenang
VIVAnews - Beduk berbuka terasa kian lama tatkala berdiam diri di rumah. Bagi kalangan remaja di Sumatera Barat, menunggu berbuka puasa dihabiskan dengan bermain 'perang meriam betung'.

Perang meriam betung (bambu) hanya istilah di kalangan para remaja di Minang. Biasanya, kegiatan ini dilakukan di pinggir sungai. Tradisi ini hanya bisa ditemukan di pelosok-pelosok kota di Sumbar.

Di Padang, kebiasaan ini bisa dijumpai di Desa Belimbing, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Para pemuda dan remaja di daerah tersebut melakukan 'perang meriam betung' pada saat menjelang berbuka dan sesudah shalat Subuh.

"Untuk menghabiskan waktu jelang berbuka," ujar Andi (19) warga setempat pada VIVAnews.com. Meskipun tradisi ini terkesan ketinggalan zaman, memainkannya membuat peserta merasa tertantang.

Meriam yang terbuat dari betung yang telah tua ini biasanya mengeluarkan bunyi keras jika disulut dengan api. Layaknya meriam sungguhan, meriam betung mengeluarkan bunyi dentuman yang membisingkan gendang telinga.

Meriam yang mampu menghasilkan suara keras dan menerbangkan kaleng susu hingga jarak paling jauh, dianggap sebagai pemenang.

Tak jarang, karena saking kerasnya dentuman yang ditimbulkan, meriam betung menjadi pecah terbelah dua. "Kalau sudah begini, tidak bisa dipakai lagi. Harus dibuat yang baru," ujar Andi.

Permainan ini bukan tanpa risiko apa pun. Karena untuk menyulut meriam menggunakan api, tak jarang alis mata sering menjadi sasaran api sehingga terlihat agak keriting. Namun, permainan rakyat ini seperti memberi kesenangan dan kepuasan sendiri saat meriam yang kita sulut mengeluarkan bunyi menggelegar.

Menurut Andi, cara membuat meriam agar menghasilkan suara yang menggelegar tergantung bambu(betung). Semakin tua betung yang digunakan, semakin bagus dentuman yang dihasilkan. Untuk memperbesar frekuensi dentuman, tambahkan sedikit garam dan karbit.

_________________
فوروم كومونيكاسي فموده اسلام

◈◈╠⋙ايوان أوكي⋘╣◈◈
Member Senior
Member Senior

Jumlah posting : 53
Points : 100
Reputation : 7
Join date : 15.06.10
Lokasi : Depan komputer

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik